Komunitas HFC

Oleh:

Joy Samantha Suwondo (144214012) dan Spiridona Adventia (144214032)

hfc1

Apa itu komunitas HFC? Komunitas HFC adalah singkatan dari kata Hagios Futsal Club yang tentu dari namanya saja kita sudah dapat mengetahui tentang apa komunitas ini. Komunitas yang berhubungan dengan olahraga dan sepak bola membuat setiap pria khususnya yang suka menonton bola dan yang juga bisa bermain bola menjadi lebih gemar akan hobinya dalam bermain bola. Kesusahan dalam mencari dan menyewa lapangan yang sebesar di pertandingan-pertandingan luar negri yang sering kita lihat, membuat mereka lebih memilih untuk futsal di mana lapangannya setengah dari lapangan besar.

Panasnya terik matahari yang sangat menusuk tulang, tidak membuat para pemain dan orang-orang yang ada di komunitas Hagios Futsal Club ini kelelahan untuk terus berlatih, sparing, dan saling berbagi ilmu satu sama lain. Banyak hal yang mereka kerjakan di siang hari pada hari Sabtu karena biasanya mereka libur dari kuliah dan kerja. Terkadang mereka juga berlatih di pagi hari agar suasana dan kondisi tubuh masih terasa fresh dan menyenangkan sehingga semangat bertambah untuk berlatih atau bermain futsal ini. Mereka juga berlatih di sore hari untuk terus mengembangkan bakat mereka agar menjadi semakin sempurna dalam permainan bola nya. Mereka yang terdiri dari hampir 25 orang ini memiliki rutinitas waktu berlatih setiap Jumat jam 5 sore yang biasanya bertempat di paragon futsal. Jika paragon futsal sedang tidak bisa dipakai, mereka akan menyewa tempat di kabupaten futsal, telaga futsal atau gaol futsal. Bahkan terkadang mereka bermain di pantai ketika mereka sedang pergi berpiknik bersama. Mereka selalu meluangkan waktu untuk menyentuh dan memainkan bola kapan pun ketika mereka sedang pergi bersama. Entah saat di pantai, berenang, dan lain-lain.

Sesuai dengan wawancara yang sudah dilakukan dengan beberapa pemain yang ada, mereka berkata bahwa kondisi Jogja atau lingkungan sekitar mereka pada waktu didirikannya komunitas ini adalah saat-saat di mana sedang gencar-gencarnya piala dunia yang diadakan di Afrika pada tahun 2010. Banyak warga sekitar yang senang dalam bermain bola karena hobi mereka, mereka menganggap bahwa hobi mereka ini sangat mengasyikan apalagi ketika setelah selesai bekerja dan kuliah atau pun sekolah. Mereka sudah berlelah-lelah dan mereka menganggap bahwa ketika bermain bola dan kemudian mengeluarkan keringat itulah yang menyenangkan. Sehingga banyak warga sekitar yang sangat semakin semangat dalam bermain bola dengan ditunjukkannya satu teman membawa teman lain sehingga mereka saling berkenalan dan bermain bersama-sama.

hfc7

Suasana saat mereka sedang mengikuti turnamen di Semarang dan sedang diberi pengarahan oleh pelatih

Tokoh atau pemain-pemain yang terlibat dalam mendirikan komunitas dan latar belakang hobi sehingga komunitas ini dapat didirikan adalah semua pemain yang awalnya hanya empat orang yang kemudian berkembang menjadi tujuh orang kemudian sepuluh orang dan terus bertambah hingga saat ini. Mendapati sepuluh orang yang terus datang dan bermain dengan rutin ini lah yang menjadi titik awal didirikannya komunitas ini. Seperti yang sudah dijelaskan tadi bahwa dari memiliki hobi yang sama dan kemudian menyalurkannya dengan teman-teman baru membuat mereka mendapat relasi yang banyak, menambah ilmu dan meningkatkan semangat mereka. Mereka yang bertemu dari latar belakang yang tentunya berbeda-beda memiliki sifat yang mau saling menghormati satu dengan yang lain. Mendirikan komunitas futsal sendiri sempat terpikirkan oleh mereka yang awalnya hanya empat orang tersebut untuk terus mencari teman-teman yang ingin ikut bergabung, karena komunitas ini adalah komunitas yang mau menerima siapa saja untuk ikut bermain bersama dan bergabung bersama alias tidak dipungut biaya karena komunitas ini bersifat suka rela dan lebih pada sosialisasi untuk bisa berbagi ilmu dan kesenangan bersama.

Proses berdirinya komunitas ini sudah sedikit disinggung pada paragraf sebelumnya bahwa awalnya dimulai dengan sekedar rutinitas yang terdiri dari empat orang kemudian berkembang menjadi tujuh orang dan hingga menjadi sepuluh orang. Mereka yang awalnya empat orang ini biasanya bermain di halaman rumah salah satu temannya. Kemudian seiring berjalannya waktu mereka menjadi bertambah jumlah. Mereka menegaskan bahwa awal mulanya hanya beberapa orang yang memiliki hobi yang sama yaitu bermain bola. Tentu dapat kita lihat jika sedang gentingnya pertandingan sepak bola misalnya Euro Cup, World Cup atau apa pun yang berhubungan dengan pertandingan sepak bola dan kemudian disiarkan di televisi, membuat kaum adam sangat bersemangat dalam hal ini. Sehingga muncul lah hobi mereka karena sering nonton bola dan kemudian disalurkan dengan bermain bersama antar teman. Mereka ini awalnya hanya bermain ala kadarnya, atau dalam kata lain asal-asalan saja karena mereka juga bukan memiliki latar belakang pemain bola yang terlatih. Kemudian setelah tadi sudah berkembang menjadi sepuluh orang, terus bertambah menjadi tujuh belas orang. Pertambahan ini didapati melalui satu teman membawa teman lain. Mereka ini memilki latar belakang yang berbeda-beda dari suku, bahasa dan tempat asalnya pun beberapa berbeda. Tetapi selain bermain bola, mereka juga terlatih untuk saling menghormati satu sama lain. Walaupun kadang mereka terasa kesal ketika sedang bermain, karena pasti ada sesuatu yang membuat naluri pria jalan ketika mereka sedang bermain bola.

Seiring berjalannya waktu tentu komunitas ini semakin berkembang, dan melalui perkembangannya sambutan warga Jogja atau warga sekitar mereka terhadap kegiatan yang dilakukan komunitas ini adalah positif dan mendukung. Seperti yang mereka katakan bahwa keluarga, kerabat, tetangga dan teman-teman mereka mendukung komunitas ini dengan alasan kegiatan ini bersifat membangun bakat yang ada. Mereka berkata bahwa tidak ada salahnya jika membangun sebuah komunitas yang mengembangkan hobi dan ini juga bukan sebuah komunitas yang menghancurkan, mengganggu atau pun membuat keributan. Bahkan orang-orang sekitar mereka ada yang bergabung dengan komunitas ini. Ada yang dengan suka rela mau mendonasi dibagian konsumsi misalnya beli minuman ketika mereka sedang bermain bola walaupun hal ini tidak diminta. Di sini lah warga sekitar juga diajar untuk saling memberi walaupun tidak diberi imbalan. Ada beberapa keluarga yang juga mau membantu memberi donasi dalam bentuk uang untuk mereka dapat membuat seragam baju Hagios Futsal Club. Semua itu sekali lagi tanpa diminta. Mereka dengan sendiri mengajukan tawaran tersebut dan para pemain tentu saja dengan senang hati menerima tawaran tersebut.

Warga tentu terlibat dalam komunitas ini seperti yang sudah dijelaskan di atas tadi. Selain itu juga jika ada orang di sekitar yang ingin bergabung dapat langsung mengikuti latihannya. Mereka juga menjelaskan bahwa pernah ada seorang bapak-bapak yang memiliki skill cukup tinggi dalam bermain bola yang ingin menjadi relawan dalam melatih sepak bola di komunitas ini. Tentu mereka para pemain di komunitas ini menerima dengan baik tawaran bapak ini. Orang-orang yang seperti ini lah yang berkembang secara hati dan pikiran mereka dan merupakan orang penting bagi pemain di komunitas HFC ini karena mereka adalah orang-orang yang tidak dibayar dan mereka juga tidak meminta imbalan.

Perkembangan organisasi atau kepengurusan dalam komunitas HFC ini cukup bagus untuk ukuran pria-pria yang memiliki kesibukan masing-masing. Dalam kepengurusan ini tentu mereka sudah saling menetapkan bagian mereka di bidang masing-masing. Mereka ditunjuk tentu juga dengan awalnya kerelaan hati masing-masing individu. Tetapi tentu tidak semua dari mereka terlibat dalam kepengurusan alias hanya beberapa orang saja karena juga komunitas ini tidak terlalu ribet. Ada yang ambil bagian dalam mengontrol masalah penyewaan lapangan, mengontrol untuk menghubungi setiap anggota agar hadir dalam latihan rutin, ada juga kapten atau ketua dalam tim ini dan ada pula pelatihnya di mana yang paling senior dan telah dipercayai dan tentunya sisa dari anggota komunitas ini juga harus menjalankan tugas mereka sebagai anggota pemain dengan baik. Sehingga semua sudah ada susunannya dan sejauh ini mereka menjelaskan bahwa setiap orang dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dengan baik.

Seperti perkembangan dari komunitas ini, tentu volume dan jenis kegiatan semakin bertambah. Tadi sudah sedikit disinggung mengenai melalui komunitas ini tidak hanya mengajari bermain bola saja, tetapi mengajari untuk memberi rasa hormat serta pengendalian diri ketika berhadapan dengan teman dalam situasi yang mungkin membuat emosi juga penting dalam pembentukan karakter bagi setiap pemain. Kebanyakan dari komunitas ini adalah dewasa yaitu dari kuliah sampai kerja. Nah seperti yang sudah dijelaskan tadi bahwa komunitas ini adalah komunitas yang bersifat sosialisasi sehingga mereka juga terdiri dari anak-anak SMP kelas 3 dan sampai SMA kelas 2. Sehingga komunitas ini kurang lebih terdiri dari sekitar 25 orang dengan dewasa ada 18 orang dan kategori anak-anak sisanya. Dengan adanya kategori anak-anak, di sini para senior atau yang lebih dewasa dan berpengalaman dalam bermain bola terkadang juga mengajari mereka yang lebih kecil. Tentunya mereka mengajari tanpa membayar karena sekali lagi komunitas ini adalah gratis. Hanya kalau ketika mereka menyewa lapangan untuk latihan dan itu pun mereka iuran bersama-sama sehingga semua rata dan adil. Dalam komunitas ini juga kegiatan mereka tidak hanya latihan tetapi kadang juga mengadakan pertemuan bersama dengan pergi makan bersama untuk membahas turnamen-turnamen yang akan mereka ikuti.

hfc5

Jangkauan masyarakat yang dilayani juga semakin luas tentunya. Dengan memiliki banyak teman, mereka mengajak teman-teman mereka atau tetangga mereka yang ada dan ingin bergabung bisa langsung bergabung dalam komunitas ini sehingga mereka dipertemukan melalui komunitas ini. Dan tentunya semakin luas karena tidak hanya masyarakat Jogja saja tetapi juga ada anak-anak perantauan dari luar kota maupun luar pulau yang tinggal untuk kuliah atau bekerja di Jogja.

hfc3

Suasana sebelum mereka mengikuti turnamen di lapangan Kridosono

Keberhasilan formal yang sudah diraih mereka mengaku bahwa belum ada tetapi mereka menjelaskan bahwa mereka sempat beberapa kali mengikuti turnamen antar club yang tentu lawannya adalah memiliki usia yang rata-rata sama. Turnamen ini diadakan di Semarang, setiap club dan komunitas yang ingin ikut turnamen dapat mengikutinya. Kemudian ada juga turnamen antar pelajar yang belum lama ini diadakan di kridsono. Mereka mengaku bahwa mereka sempat menang 2-0 melawan club lain tetapi kemudian kalah dibabak selanjutnya. Tetapi hal tersebut tidak membuat mereka lelah dan melalui kekalahan itu malah mereka menjadi semakin giat untuk berlatih. Kekalahan bukanlah akhir dari segalanya bagi mereka tetapi justru malah sebagai tantangan.

Keberhasilan kerja yang sudah diraih sampai sejauh ini tentu ada. Mereka berkata bahwa mereka cukup senang sampai saat ini komunitas mereka bisa mengembangkan cukup banyak orang termasuk anak-anak juga yang dapat mereka jangkau di mana mereka tidak hanya mengembangkan skill bermain bola mereka, tetapi mereka juga mengembangkan pengendalian diri mereka dan itu lebih pada diri mereka yang terbentuk agar menjadi orang yang baik dan berguna bagi lingkungan sekitar. Tentu dengan cara membantu dan saling menghormati satu dengan lain. Ketika kami bertanya apakah hasil kerja mereka sudah memuaskan, mereka menjawab bahwa di satu sisi mereka sudah senang dengan pencapaian mereka tetapi di sisi lain mereka belum puas karena belum bisa memenangkan suatu kejuaraan. Ya memang mereka mengaku bahwa mereka mengikuti turnamen baru satu tahun terakhir ini dengan jumlah dua kali turnamen sehingga mungkin jam terbang atau pengalaman mereka belum terlalu banyak dan mereka harus banyak berlatih lebih lagi untuk dapat memenangkan sebuah turnamen.

hfc4

Bagi mereka tantangan peran masyarakat Jogja dalam pengembangan komunitas mereka ini hanya sedikit yaitu hanya beberapa orang yang menganggap bahwa futsal tidak penting. Mereka menganggap jika bermain futsal hanya sekedar membuang waktu saja. Tentu dengan hal ini anggota dari komunitas HFC menjelaskan bahwa tanggung jawab dalam mengatur waktu masing-masing orang harus sudah bisa dilaksanakan sendiri-sendiri. Tetapi secara keseluruhan tantangan dari masyarakat Jogja atau warga sekitar sendiri tidak ada karena mereka menganggap bahwa orang-orang di sekitar dan warga sekitar mereka mendukung komunitas ini. Warga sekitar juga merasa tenang dan senang saja karena sifatnya tidak mengacau tetapi malah memberi manfaat bagi beberapa anak laki-laki mereka sendiri. Mereka berkata mungkin tantangan terbesar justru dari anggota sendiri karena beberapa anggota yang terkadang memliki emosi yang meluap-luap ketika sedang berlatih atau bermain bahkan bertanding di lapangan. Hal itu sangat tidak disukai oleh beberapa teman apalagi pelatih mereka. Di sana justru beberapa orang kurang bisa menguasai diri mereka. Dalam permainan bola seperti ini mereka menjelaskan bahwa mereka bermain secara berkelompok sehingga pengendalian diri dan kerja sama sangat penting dalam hal ini. Selain itu yang menjadi penghambat dan tantangan adalah beberapa anggota yang tidak rutin dalam mengikuti latihan yang sudah disepakati. Terkadang datang tetapi terkadang juga tidak datang sehingga menjadi tidak tegas.

Dari penjelasan di atas di mana telah dilakukan wawancara antara kami dengan anggota dari komunitas HFC sendiri,  sudah sangat jelas bahwa komunitas ini sangat baik bagi masyarakat sekitar khususnya mereka yang memiliki hobi dalam bermain bola. Mereka bisa mengembangkan permainan bola dan hobi mereka dengan menyalurkannya dengan bergabung di komunitas ini. Selain itu karakter mereka menjadi terbentuk untuk tidak terlalu menjadi pria yang cepat emosi karena melalui perjumpaan apalagi dalam bermain olahraga dengan orang lain mental mereka teruji. Nah jika kalian tertarik untuk bergabung di komunitas ini silahkan langsung menghubungi mereka.Tetapi untuk bergabung dengan komunitas ini tidak boleh asal-asalan tetapi benar-benar harus serius dan menekuni latihan yang sudah ditetapkan setiap minggunya. Mereka menambahkan juga kalau ingin bergabung hanya bisa untuk bermain saja tetapi tidak bisa masuk dalam tim inti karena orang-orang yang menjadi tim inti adalah mereka yang sudah bertahun-tahun ada di komunitas ini.

hfc2

seragam baru yang akan segera dibuat oleh komunitas ini

Bagi kalian yang tertarik untuk bergabung dalam komunitas ini silahkan menghubungi nomor ini terlebih dahulu +628976818467 karena mereka mengaku bahwa sebenarnya tidak memiliki tempat khusus untuk bertemu, biasanya mereka hanya melalui via sms. Untuk itu berikut adalah denah lapangan futsal yang biasanya mereka pakai.

Referensi dari komunitas ini berdasarkan wawancara dengan ketua HFC atas nama Vio Gideon kemudian dengan salah satu pemain atas nama Yosua Adhi dan bersama pemain yang bertugas menyewa lapangan atas nama Yonathan. Wawancara dilakukan pada hari Sabtu, 21 Maret 2015 di halaman rumah salah satu pemain.

Denah menuju paragon futsal

Denah menuju paragon futsal

spiridonaac@gmail.com'

About spiridona