LABC (Lembaga Anak Bangsa Cerdas)

LEMBAGA ANAK BANGSA CERDAS

C:\Users\A C E R\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\1441945205197.jpg

PENDAHULUAN

Semua orang pasti pernah mengalami masa muda. masa ini juga sering disebut masa remaja dimana masa-masa ini adalah yang paling banyak mengenal hal-hal baru. Bukan hanya yang baik tetapi juga yang buruk sekalipun.dimana pada masa ini anak-anak banyak mengalami perubahan pola pikiran yang berbeda-beda dan juga di masa ini perkembangan pikiran anak-anak mulai labil.kebanyakan anak-anak pada masa remaja ini menyibukkan diri mereka mulai dari studi, kegiatan-kegiatan internal dan eksternal, dan kegiatan-kegiatan di Lembaga mereka masing-masing.karena itu di masa ini sangat penting untuk membentuk kepribadian mereka yang masih belum pernah mendapatkan pengetahuan mengenai karakteristik anak remaja.dimana pada masa ini kebanyakan anak-anak mengembangkan dan menuangkan bakat-bakat dan potensi-potensi yang mereka miliki dan mereka belum ketahui, bukan hanya itu saja , masa remaja ini adalah masa yang terbaik karena apa yang mereka lakukan sekarang dan apa yang mereka capai sekarang akan menentukan hidup mereka 10 tahun ke depan.kebanyakan anak remaja berfikir bahwa apa yang mereka lakukan sekarang hanya akan berlalu tanpa memberikan dampak apapun terhadap masa depan mereka, bukan hanya itu terkadang mereka berfikir bahwa mereka tidak dapat sukses karena suatu kekurangan kecil dalam diri mereka dan beberapa orang sukses masa mudanya sangatlah hancur tetapi mereka memiliki keinginan untuk sukses dan berfikiran bisa sukses. Maka daripada itu sangat disayangkan ketika diketahui dari berbagai sumber bahwa anak remaja masa kini semakin bertambahnya tahun semakin buruk pergaulannya. Banyak media massa yang melaporkan tindakan-tindakan kriminal yang dilakukan oleh anak remaja dan alasannya juga bermacam-macam, tindakan yang dilakukan juga tergolong berat, seperti contohnya kasus pemerkosaan, pencurian, sampai kasus bullying yang bahkan dapat menyebabkan kematian karena depresi yang dialami korban bully.Bukan hanya itu saja Yogyakarta juga dikatakan sebagai kota pelajar tetapi faktanya yogyakarta memiliki tingkat criminal di golongan remaja yang sangat tinggi seperti pemakaian obat-obatan terlarang seperti Narkoba dan obat-obatan sejenisnya. Kebanyakan anak remaja masa kini tidak tahu dampak baik maupun dampak buruk yang disebabkan oleh obat-obatan tersebut. Bahkan dari data BNN sendiri dikatakan bahwa di Indonesia 50 nyawa melayang setiap harinya akibat Narkoba. Bukan hanya itu Indonesia sendiri adalah pasar terbesar Narkoba di regional ASEAN, dimana dibutuhkan 158 ton ganja, 219 ton shabu dan 14 juta butir ekstasi perhari untuk 4 juta pecandu, jika dihitung semua Kerugian akibat Narkoba dapat menembus angka 3 Triliun di tahun 2014 dan sebagian pecandu adalah anak muda. Di Negara tersebut julah prevalensi penyalahgunaan narkoba sendiri mencapai 5,8 juta jiwa atau sama dengan 2,8% penduduk Indonesia dan 40% dari 5,8 juta jiwa adalah pelajar dan mahasiswa (survey BNN : 2014) data tersebut didapatkan dan didata hanya dari yang tertangkap oleh pihak-pihak yang berwenang dan diperkirakan masih banyak penyalaguna yang lainnya.bukan hanya Narkoba saja, dalam hal berpacaran juga lebih buruk lagi karena faktanya 35% remaja kini sudah pernah melakukan hubungan seksual satu sama lain dan 21% sudah pernah berciuman. 63% remaja di Indonesia sendiri sekitar umur 15-24 tahun dinyatakan sudah pernah melakukan hubungan seks. Pada tahun 2012 terjadi 285.184 perceraian di seluruh Indonesia dan dari 2 juta pernikahan setiap tahun, ada 200 ribuan yang bercerai. Ada beberapa penyebabnya yaitu banyaknya anak-anak yang sudah menjadi korban media film yaitu dimana banyak adegan-adegan yang mesra yang tidak seharusnya dilihat oleh anak-anak remaja dan mengajarkan moral yang tidak sehat seperti free sex. Yang lainnya juga banyaknya gambar-gambar porno yang tersebar luas di media internet dan biasanya akan melekat pada pikiran anak dalam jangka waktu yang sangat lama dan sangat sulit dihilangkan dalam jangka waktu yang cukup lama. Banyak dampak yang terjadi akibat berpacaran yang tidak sehat, antara lain kehilangan kesucian diri, hamil diluar nikah, sakit hati, kemarahan, aborsi, HIV dan AIDS, pernikahan usia dini, penyesalan seumur hidup. Selain itu juga ada bullying , yaitu pelecehan yang terjadi ketika orang-orang dengan sengaja dan berulang kali menggunakan dan menyalahgunaan kekuasan mereka untuk menyakiti, mengganggu, menyiksa atau meletakkan orang lain yang mereka lihat sebagai lebih lemah atau lebih kecil. Indonesia sendiri masuk peringkat ke-2 negara dengan kasus bullying tertinggi di dunia setelah Jepang dan kasus terbanyak adalah cyberbully. Seperti contohnya kasus yang di alami Renggo Kadhafi, anak berumur 5 tahun salah satu siswa kelas V SDN 09 Jakarta Timur yang meninggal karena dianiaya oleh kakak kelasnya. Bahkan tahun kini dapat dikatakan bahwa sekolah tidak aman untuk anak-anak. Bahkan, sekolah merupakan tempat terjadinya kekerasan kedua. Di kawasan Jabodetabek sendiri pada tahun 2010 mencapai 2046 kasus, laporan kekerasan pada tahun 2011 naik menjadi 2462 kasus, pada 2012 naik menjadi 2626 kasus dan pada 2013 menembus angka 3339 kasus. Umunya anak anak yang sensitif, tenang, dan non-agresif dapat menjadi sasaran bullying. Dan bullying dapat menghasilkan kekerasan fisik yang mengakibatkan memar, luka-luka, barang-barang mereka rusak, rasa tak memiliki harga diri, tidak mau pergi ke sekolah yang menyebabkan nilai akademis anak tersebut turun, menarik diri dari pergaulan dan tidak mau bertpartisipasi, gelisah, muram, takut, sakit hati, marah, dendam, melakukan bully pada yang lain, bahkan bisa mencoba bunuh diri. Bukan hanya itu contohnya seorang anak SD kelas V meninggal duna karena dianiaya oleh teman sekolahnya yang terjadi di daearah Jawa Tengah. Seiring dengan berkembangnya jaman yang semakin tahun kondisi anak muda di Indonesia sangatlah buruk dan terjadi yang namanya krisis anak muda (youth crisis).seiring terjadinya hal tersebut suatu Lembaga lembaga bernama LABC yang bertujuan untuk mencegah mereka yang belum terkena dampak buruknya. Yang melatar belakangi yaitu adalah kepedulian terhadap generasi anak muda di Indonesia, karena pada waktu LABC didirikan , kondisi anak muda di Indonesia dari 80% usia 12-25 tahun yaitu anak muda sendiri. dan kepedulian itu sendiri yang didirikannya LABC.Lembaga ini melihat bahwa anak muda masa kini itu menjadi sasaran empuk untuk menjadi korban-korban kekerasan maupun korban-korban pelecehan seksual, dengan tujuan untuk menyelamatkan Indonesia dari krisis anak muda (Bahaya Narkoba, HIV dan AIDS, Seks Bebas, Masalah Kekerasan, Masalah Gambar diri mereka, dan tidak ada kepemimpinan di dalam diri mereka) karena kebanyakan anak remaja kebanyakan menghabiskan waktu dengan bolos sekolah.

yang dilakukan dari beberapa cara yaitu ada penyadaran atau awareness, dengan bentuk campaign dengan cara berkeliling ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang Narkoba, Internet Sehat, Bullying, dan lain-lain.

Kedua, menggunakan cara edukasi, selain mereka mendapat sosialisasi juga disini agar mereka di training atau dilatih sebagai lanjutan dari campaign karena dari campaign diharapkan mendapatkan sedikit materi atau bekal dan diharapkan mereka mengerti agar mereka mengambil keputusan yang benar dalam menanggapi hal-hal yang baru mereka ketahui remaja ini dan mereka menjadi penyuluh teman sebayanya atau teman-teman mereka yang lain. Ada juga tentang leadership atau kepemimpinan yaitu melatih OSIS dengan cara membekali banyak hal, sehingga selain mereka sadar tetapi mereka juga memiliki ketrampilan untuk membagikan ke teman-temannya. Dan ketiga, dengan cara Community Development atau membangun Lembaga , karena salah satu alasan mereka melakukan bullying,Narkoba,Merokok,Seks bebas,dan lainnya itu adalah karena terpengaruh lingkungan mereka, karena kebiasaan anak muda dapat dilihat dari 5 teman terdekatnya, jika diantara mereka ada yang menggunakan Narkoba, kemungkinan besar merka dapat terpengaruh juga. Maka daripada itu dibangun Lembaga yang positif dengan menjunjung tinggi nilai moralitas dan bertujuan juga menekan Lembaga yang tidak baik di sekolah atau lingkungan tempat mereka tinggal dan juga mengelola Lembaga-Lembaga yang positif. Agar ketika mereka menolak hal-hal buruk tersebut mereka beranggapan bahwa menolak itu asik dan tidak beranggapan bahwa mereka sendiri yang menolak untuk mengambil jalan yang salah tetapi juga ada teman-teman yang lain yang terdapat dalam Lembaga yang dibuat tersebut . LABC sendiri memiliki target utama mahasiswa dan anak-anak Remaja dengan kisaran 12-20 tahun, karena banyak dijumpai anak yang cerdas IQnya dan bertalenta hebat tetapi mengkonsumsi Narkoba, free sex, dan merokok. dengan dasar kepedulian LABC memiliki gaya hidup antara lain :

  1. Tidak melakukan seks sebelum menikah
  2. Tidak Merokok
  3. Tidak pakai Narkoba
  4. Tidak terlibat pornografi
  5. Tidak terlibat kekerasan bullying
  6. Menjadi teladan bagi generasi-generasi yang akan datang

Maka dari itu dimana LABC hadir untuk menjawab krisis anak muda dan seperti yang kita ketahui masa depan dari suatu Negara dilihat dari anak mudanya, jika anak mudanya hancur maka kedepannya Negara tersebut akan hancur juga tetapi ketika sebaliknya maka Negara tersebut dapat terselamatkan dari krisi anak muda. Lembaga ini diharapkan dapat memotivasi anak-anak remaja yang belum ataupun yang sudah pernah menggunakan obat-obatan terlarang, pergaulan bebas,dan hal buruk lainnya, dengan cara miliki tujuan hidup yang jelas agar mencapai cita-cita, kenali hal-hal tentang musuh kita, dan berani berkata tidak karena ketika salah mengambil tindakan sekarang maka akan berdampak untuk kedepannya.

Sejarah

pada waktu LABC didirikan tahun 2004 , kondisi anak muda di Indonesia dari 80% usia pecandu narkoba itu adalah 12-25 tahun(data BNN tahun 2004) yaitu usia pelajar dari SD-kuliah. dan kepedulian dari data BNN itu sendiri yang didirikannya LABC. lembaga ini melihat bahwa anak muda pada masa itu menjadi sasaran empuk untuk menjadi korban-korban kekerasan maupun korban-korban pelecehan seksual, dengan tujuan untuk menyelamatkan Indonesia dari krisis anak muda (Bahaya Narkoba, HIV dan AIDS, Seks Bebas, Masalah Kekerasan, Masalah Gambar diri mereka, dan tidak ada kepemimpinan di dalam diri mereka) karena kebanyakan anak remaja kebanyakan menghabiskan waktu dengan bolos sekolah, serta yang terburuk adalah mabuk-mabukan, bullying, memakai narkoba dan lain-lain.

Dari fakta-fakta tersebut para pendiri pertama LABC yaitu Bapak Budi Prasetia,S.Si , Bapak Samuel RS, Ibu Imelda Gunawan, Bapak Yusak BS , Dan Ibu Dewi Yuliani bersepakat untuk membangun sebuah gerakan untuk melawan fenomena buruk generasi muda saat itu. Sebuah gerakan untuk mengatasi krisis anak muda yang mampu mempengaruhi generasi muda secara menyeluruh. Maka lahirlah Lembaga Anak Bangsa Cerdas(LABC) yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, BNN , BKKBN, dan KPA .

Perkembangan

Untuk ke depannya dimulai dari tahun depan akan diadakan program besar untuk Yogyakarta sendiri yang dinamakan “Gerakan Generasi Cerdas” yaitu dimulai dari ke sekolah-sekolah dimana mereka akan dijadikan membership dan bergabung dengan Lembaga ini lalu mereka akan berdampak ke teman-temannya dan ketika mereka aktif dengan Lembaga ini mereka akan mendapatkan penghargaan seperti contohnya gift , penghargaan, maupun training-training gratis untuk mereka dan harapan LABC ketika mereka bergabung mereka mendapatkan dampak positif dan menjadi teladan generasi cerdas dan dapat bekerja sama dengan dinas untuk diberi beasiswa-beasiswa.

Dengan latar belakang banyaknya anak-anak remaja sekarang yang memiliki android , akan dikembangkan program yang dapat digunakan dalam bentuk apk yang bertujuan untuk kita berbagi informasi dan mengerjakan sesuatu dengan cara online tanpa harus bertatap muka, karena LABC sendiri bukan hanya di Yogyakarta tetapi juga di seluruh Indonesia. Bukan hanya itu dengan melakukan kerja sama tempat-tempat belanja atau tempat-tempat makan agar mendapatkan hadiah-hadiah menarik yang bertujuan ketika mereka mendaftar sebagai member atau keanggotaan mereka beranggapan semakin tidak menonton film porno, tidak menggunakan narkoba, tidak merokok, dan tidak merokok juga lebih banyak untungnya dibandingkan mereka yang melakukan hal tersebut sehingga diharapkan mereka dapat menjadi teladan dimana LABC sekarang sudah ada hampir di seluruh kota-kota agar seluruh LABC di Indonesia dapat saling berbagi,berkenalan dan berkoneksi dengan yang lainnya, dan saling memotivasi . selain itu juga aplikasi ini berbentuk seperti grup yang dapat melihat prestasi seseorang yang mempromosikan pelajar , mahasiswa maupun orang berprestasi lainnya.

Prestasi

Dalam melaksanakan programnya LABC bekerja sama dengan beberapa lembaga yang lain, yaitu: Dinas Pendidikan, BKKBN, Badan Narkotika Nasional, dan KPA. Selain itu LABC setiap tahun juga selalu mengadakan sosialisasi dan pendampingan di sekolah-sekolah, serta mengadakan lomba-lomba. Sampai saat ini, LABC telah mendampingi lebih dari 1.700 sekolah di berbagai kota termasuk Yogyakarta. LABC juga sempat mendapat beberapa penghargaan, yakni:

  1. Penghargaan dari Badan Narkotika Provinsi DIY
  2. Penghargaan dari Badan Narkotika Nasional

sebagai lembaga yang peduli kepada generasi muda dan berperan aktif, terprogram, terus menerus dalam melaksanakan desiminasi, komunikasi, informasi dan edukasi secara swadaya dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba

Kesulitan yang pernah dialami

Yang dari luar sendiri terkadang ketika ingin melaksanakan program, sekolah tidak langsung menerima permintaan dan membutuhkan beberapa waktu untuk bisa masuk dan juga beberapa sekolah memiliki jadwal Kegiatan Belajar Mengajar yang sangat padat. Dan bahkan beberapa sekolah tidak dapat menemukan waktu yang pas.

Yang dari dalam sendiri yaitu ingin membuat kegiatan-kegiatan besar tetapi masih terkendala karena dana yang kurang memadai dan sumber daya manusia sendiri yang tidak memadai karena kebanyakan orang yang berpartisipasi dalam Lembaga ini adalah volunteer yaitu dari kalangan mahasiswa sendiri, maka daripada itu terkadang ketika mengadakan 1 program hanya akan diikutsertakan sekitar 20 sekolah.

Untuk dana sendiri pemasukkannya berasal dari donatur, sponsorship disaat membuat projek-projek yang memungkinkan untuk menggabungkan sponsor-sponsor yang tersedia, kerja sama dengan dinas dan dengan partner-partner kerja yang memiliki projek yang hampir sama dengan tujuan lembaga ini sendiri.

Pesan untuk generasi muda indonesia

  • Miliki tujuan hidup yang jelas, karena hidup hanya sekali dan hanya orang yang memiliki tujuan hidup yang akan sampai ke cita-citanya
  • Kenali fakta “musuh” mu, tantang narkoba, pornografi, seks bebas, bullying, pergaulan yang buruk, dan lain-lain. Kenali bahwa semua itu merusak masa depan , merusak diri sendiri dan malah menghambat kita menjadi anak muda yang membanggakan.
  • Berani berkata TIDAK! Ketika diajak untuk berbuat yang tidak baik, karena setiap keputusan yang kita ambil itu menentukan seperti apa kita dimasa depan
  • Buat setiap tetes keringat orang tua mu berharga dengan menjadi anak yang membanggakan , menjadi teladan bagi anak muda yang lain.

Salam dari LABC, NO! drugs NO! free seks NO! bullying, prestasi YES!!

 

cell_phantom@yahoo.com'

About Celvien Kurniawan W