AKADEMI BERBAGI (AKBER) YOGYAKARTA

Akademi Berbagi Jogja

Ditulis oleh
Sodipta Badia Banurea ( 135114045)
Yohanes Joko Handoyo (135114030)

APA ITU AKADEMI BERBAGI?
Akademi Berbagi adalah gerakan sosial nirlaba yang digagas Ainun Chomsun (Founder dari Akademi Berbagi) dengan maksud untuk berbagi pengetahuan, wawasan, dan pengalaman yang bisa diaplikasikan langsung dalam kehidupan sehari-hari sehingga para pelajar ataupun peserta bisa meningkatkan kompetensi di bidang yang telah dipilihnya sendiri. Bentuknya adalah kelas-kelas pendek yang diajar langsung oleh para akademisi,para ahli, dan maupun para praktisi di bidangnya masing-masing. Kelasnya pun berpindah-pindah sesuai dengan ketersediaan ruang kelas yang disediakan oleh para donatur ruangan. Pada awalnya Akber didirikan oleh Ainun Chomsun, sang Founder Akber dengan tujuan untuk bisa menginisiasi gerakan yang sangat positif dengan tujuan yang juga mulia yakni memperpendek jarak antara profesional dan orang yang ingin belajar secara gratis, sebuah skema yang baik tentang pendidikan dimasa ini. Sedangkan Struktur Akber jogja sendiri hanya terdiri dari 2 basis yan paling mendasar yaitu relawan dan kelas( kelas disini yang dimaksudkan para Praktisi maupun Profesional yang mau berbagi ilmunya di Akber Jogja secara gratis dan para sponsor yang memberikan dukungan berupa fasilitas tempat mengajar ataupun hal-hal yang berkaitan dengan itu). Para relawan Akber adalah orang-orang yang paham banget bagaimana memanfaatkan sosial media. Mereka sering berkomunikasi melalui twitter. Sifat kegiatan Akademi Berbagi seluruhnya gratis, sehingga siapa saja bebas bergabung tanpa dipungut biaya apapun. Akber berprinsip bahwa ilmu adalah benda yang gratis. Sehingga kelas-kelas yang diadakan tidak berbayar, meski guru (pembicara) adalah praktisi/profesional. Tempat juga disediakan gratis oleh sponsor seperti Telkomsel Loop Jogja misalnya. Kegiatan Akademi Berbagi Jogja adalah berbagi ilmu dan pengalaman oleh orang-orang yang ahli dibidangnya. Bentuk acaranya santai, berupa kelas-kelas dengan durasi pertemuan yang pendek-pendek biasanya satu sesi pertemuan pengajaran berlangsung selama 2 jam dengan durasi berbagi ilmu 90 menit dan 30 menit-nya lagi dipakai untuk sesi bertanya bagi siapapun yang mau bertanya.  Slogan yang terkenal dari Akademi Berbagi adalah Berbagi bikin Happy.
Jadi Akademi Berbagi itu merupakan :
 Platform Belajar.
 Tempat Berkumpul untuk sharing ilmu.
 Belajar dengan guru-guru yang merupakan para ahli dan praktisi yang telah memiliki kredibilitas secara pengalaman dan teori di bidangnya masing-masing.

TUJUAN AKADEMI BERBAGI
Akademi Berbagi didirikan dengan beberapa maksud dan tujuan diantaranya :
1. Membangun Akses belajar yang seluas-luasnya dengan mudah tanpa ada “sekat” formalitas yang membatasi proses belajar dan mengajar.
2. Menjadi jembatan penghubung antara pemilik ilmu dan pembelajar dengan membuang “sekat” yang sudah dijelaskan di poin satu.
3. Membangun hubungan (networking) lintas bidang, geografi, dan strata sosial.
4. Kelas dilaksanakan secara rutin dan konsisten
5. Menyebarkan virus belajar ke berbagai tempat di pelosok negeri Indonesia
6. Dan yang paling penting terbuka untuk semua kalangan usia dan gratis 100% tanpa ada biaya sepeserpun.

MENGAPA ADA AKADEMI BERBAGI?
Awal mula dibentuknya Akademi Berbagi karena kegelisahan tentang mahal dan susahnya belajar dengan orang-orang yang benar-benar ahli dan paham dalam suat bidang tertentu. Belajar seharusnya mudah diakses oleh semua orang tanpa ada “sekat” yang membatasi diantaranya seperti lokasi tempat tinggal, ekonomi seseorang dan lain sebagainya. Oleh karena itulah Akademi Berbagi ada untuk mencairkan sekat-sekat formalitas yang masih membelenggu negeri kita Indonesia tercinta ini dan menjadi contoh nyata bagaimana membuat sebuah tribes di Indonesia, dengan platform belajar dan berbagi yang menyenangkan dan tentunya gratis.

SUDAH BERKEMBANG SAMPAI SEJAUH MANA AKADEMI BERBAGI?
Sejak berdiri tanggal 9 juli 2010, hingga saat tulisan ini ditulis, saat ini kegiatan Akademi Berbagi dapat ditemui di 37 kota di seluruh penjuru Indonesia dan terus konsisten berusaha menularkan sebuah mindset kepada Akberians (sebutan untuk para peserta yang datang dan mengikuti kelas yang diadakan oleh Akademi Berbagi), bahwasanya kesempatan belajar harusnya terbuka untuk semua orang dan mudah diakses. Kota-kota yang sudah terdapat Akademi Berbagi di kotanya masing-masing di penjuru negeri ini diantaranya :
1) Akademi Berbagi Lhoksumawe
2) Akademi Berbagi Medan
3) Akademi Berbagi LabuhanBatu
4) Akademi Berbagi Padang
5) Akademi Berbagi Jambi
6) Akademi Berbagi Palembang
7) Akademi Berbagi Lampung
8) Akademi Berbagi Bandar Lampung
9) Akademi Berbagi Tangerang
10) Akademi Berbagi Jakarta (Pusat)
11) Akademi Berbagi Depok
12) Akademi Berbagi Bekasi
13) Akademi Berbagi Bogor
14) Akademi Berbagi Cianjur
15) Akademi Berbagi Subang
16) Akademi Berbagi Bandung
17) Akademi Berbagi Purwokerto
18) Akademi Berbagi Pekalongan
19) Akademi Berbagi Semarang
20) Akademi Berbagi Salatiga
21) Akademi Berbagi Solo
22) Akademi Berbagi Yogyakarta
23) Akademi Berbagi Madiun
24) Akademi Berbagi Batu
25) Akademi Berbagi Malang
26) Akademi Berbagi Surabaya
27) Akademi Berbagi Bangkalan
28) Akademi Berbagi Jember
29) Akademi Berbagi Bondowoso
30) Akademi Berbagi Bali
31) Akademi Berbagi Balikpapan
32) Akademi Berbagi Samarinda
33) Akademi Berbagi Kupang
34) Akademi Berbagi Ende
35) Akademi Berbagi Makassar
36) Akademi Berbagi Gorontalo
37) Akademi Berbagi Ambon
Diperkiran kalo jumlah diatas masih akan terus bertambah seiring berjalannya waktu dan animo dari masyarakat Indonesia untuk bisa mendapatkan ilmu yang mereka sukai, ataupun hanya sekedar menambah wawasan dengan mudah dan gratis langsung dari para ahli dan praktisi dibidangnya masing-masing.

AKADEMI BERBAGI (AKBER) YOGYAKARTA
Akber (Akademi berbagi) Yogyakarta merupakan salah satu dari ratusan bahkan ribuan komunitas yang terdapat di kota Jogja, salah satu pusat kota pelajar bagi para anak muda-mudi seantero negeri Indonesia yang berasal dari ujung Sabang sampai Merauke. Akber Jogja bukanlah tempat kita menyalurkan sumbangan barang bekas pakai, makanan, minuman, ataupun uang dalam bentuk apapun untuk korban pengungsi atau orang-orang yang sedang membutuhkan semua hal itu. Bukan, Akademi Berbagi Jogja merupakan komunitas yang mengadakan kelas rutin membahas berbagai hal yang penting dan bermanfaat yang belum tentu kita dapatkan informasi-nya di internet, buku, jurnal, ataupun sumber-sumber lainnya karena ilmu yang di bagikan di Akber jogja adalah ilmu yang didapatkan berdasarkan pengalaman bertahun-tahun oleh akademisi, pengusaha industri kreatif, sampai praktisi suatu keilmuan tertentu tapi ilmu yang dibagikan itu diberikan secara gratis oleh sang ahlinya langsung. Komunitas Akademi Berbagi (Akber) Jogja percaya bahwa tradisi berbagi ilmu adalah baik, dan harus dijaga.
Akber Jogja merupakan salah satu cabang komunitas dari Akademi Berbagi (Akber) yang berpusat di Jakarta yang didirikan pada bulan14 Februari 2011. Cabang-cabang lain dari Akber selain Akber Jogja yaitu Akber Solo, Akber Semarang, Akber Surabaya, Akber Malang, Akber Balikpapan, Akber Makasar, Akber Ambon, Akber Ende, Akber Madura, dan masih banyak lagi yang bisa ditemukan di hampir seluruh penjuru negeri Indonesia ini dan juga diharapkan masih akan berkembang dan menjamur di seluruh Indonesia agar semua rakyat Indonesia dimanapun mereka berada dapat mendapat akses tentang ilmu-ilmu bermanfaat yang tidak hanya didapat di dunia maya ataupun sebagainya karena Komunitas Akber Jogja percaya bahwa tradisi berbagi ilmu adalah baik, dan harus dijaga.

SEJARAH SINGKAT AKBER JOGJA
Akber pertama kali dirintis di Jakarta pada Juli 2010 seperti yang sudah dijelaskan diatas. Akber kemudian berkembang dengan berjejaring ke berbagai kota. Selain Akber Jogja, masih ada Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Balikpapan, Makassar, Ambon, Ende, Madura, dan beberapa kota lainnya di seluruh penjuru negeri ini. Akademi Berbagi Jogja sendiri didirikan pertama kali pada tanggal 14 Februari 2011. Ya berarti sudah 4 tahun Akber Jogja telah berdiri dan memberikan kelas-kelas yang menyenangkan dan tentunya gratis bagi ilmu dan pengetahuan bangsa Indonesia ini.
Akademi Berbagi di seluruh tanah air termasuk yang terdapat di kota Jogja sendiri terdiri dari para relawan-relawan yang kebanyakan dari kalangan muda-mudi salah satunya mahasiswa dan mahasiswi. Nah sama seperti komunitas-komunitas pada umumnya, relawan-relawan ini mempunyai satu pemimpin dalam komunitas Akademi Berbagi itu sendiri yang biasanya dinamakan dengan Kepala Sekolah. Sampai tulisan ini dibuat sudah terdapat 4 kepala sekolah diantaranya Mas Nico Wijaya (Tahun Pertama), Mas Rafli Kurnia (Tahun Kedua), Mas Muhammad Wahdan (Tahun Ketiga), dan sekarang yang masih menduduki jabatan tertinggi di Akademi Berbagi Jogja ialah Mas Ghani Faradha. Jadi setiap kepala sekolah mempunyai masa jabatan kira-kira sekitar 1 tahun dan akan dipilih lagi dari para relawan-relawan untuk menduduki jabatan kepala sekolah di Akademi Berbagi Jogja.

KEGIATAN AKBER JOGJA
Kegiatan-kegiatan Akademi Berbagi Jogja mempunyai konsep yang sama dengan Akademi Berbagi di seluruh Indonesia yang terdiri dari Kelas, Limona, Ultah dan LLD. Kegiatan Kelas itu sendiri merupakan kegiatan belajar dari para ahli dan praktisi melalui kelas-kelas yang diadakan oleh komunitas Akber Jogja untuk para Akberians (sebutan bagi teman-teman yang buka relawan akber tapi masyarakat yang mengikuti kelas-kelas yang diadakan oleh Akademi Berbagi Jogja. Kegiatan Limona itu sendiri merupakan kegiatan untuk bertemu dan kumpul-kumpul dengan para relawan Akademi Berbagi Yogyakarta yang diadakan sekali setiap bulannya. Kegiatan Ultah merupakan kegiatan untuk merayakan ulang tahun dari Akademi Berbagi Yogyakarta itu sendiri bersama dengan para relawan-relawan Akademi Berbagi Yogyakarta dan para Akberians yang mau ikut merayakan juga. Yang terakhir merupakan kegiatan LLD atau nama kerennya biasanya disebut Local Leader Days yaitu merupakan kegiatan berkumpulnya para relawan-relawan dari seluruh Indonesia setiap 2 tahun sekali yang artinya kegiatan Local Leader Days (LLD) ini sudah diadakan sebanyak 2 kali sejak Akademi Berbagi berdiri dan Kegiatan LLD ini akan diadakan untuk yang ketiga kali di tahun 2016 mendatang.

PENGELOLA AKBER JOGJA
Akademi Berbagi Yogyakarta terdiri dari para relawan-relawan yang terdiri dari 3 bagian yaitu relawan Pengelola, relawan Guru, dan relawan tempat. Relawan pengelola itu tugasnya untuk mengelola kegiatan-kegiatan yang akan diadakan oleh Akber Jogja, biasanya berupa pemberitahuan tentang kegiatan kelas-kelas yang berlangsung ataupun rangkuman materi yang sudah selesai diadakan di setiap kelas melalui media sosial. Relawan Guru tugasnya untuk mencari para praktisi yang mau berbagi ilmunya di Akber Jogja ataupun para ahli dan praktisi yang dengan senang hati mau mengajar di kelas-kelas Akber Jogja. Tugas lainnya juga yaitu mensortir CV para calon pengajar yang mau mengajar di kelas Akber Jogja. Terakhir merupakan relawan tempat yang tugasnya untuk mencari tempat-tempat yang ingin dijadikan sebagai kelas untuk tempat berlangsungnya kegiatan Akber Jogja itu sendiri.
PERKEMBANGAN AKBER JOGJA
Perkembangan Akber Jogja hingga saat ini yaitu Akademi Berbagi Jogja punya 40 lebih relawan pengelola yang aktif dalam menjaga keberlangsungan kegiatan Akber Jogja. Akber Jogja sampai saat ini sudah punya 80 lebih relawan-relawan guru. Akber Jogja sampai saat ini sudah punya 10 lebih volunteer tempat yang biasanya dipakai sebagai kelas buat kegiatan-kegiatan kelas Akber Jogja yang diantaranya Stasiun Loop Telkomsel, Jogja Paradise,Kedai Teh LareSolo, Kedai Badiman, foodpark UGM, dan masih banyak lagi. Sepanjang tahun 2014, Akber Jogja sudah menyelenggarakan 51 kelas. Rekor jumlah peserta kelas (Akberians) Akber Jogja adalah 213 peserta. Itu sedikit perkembangan Akber Jogja hingga saat ini.

REVIEW TENTANG KELAS AKBER JOGJA YANG SUDAH DIIKUTI
Kelas “How to stand out in the digital world” oleh @bukandomba
Kelas yang saya dan rekan saya datangi ini terlaksana pada tanggal 17 oktober 2015, bertempat di Loop Station Yogyakarta. Materi yang dibawakan oleh mas Indra (@bukandomba) ini mengenai bagaimana caranya stand out di dunia digital, ataupun dalam bahasa yang lebih sederhananya, bagaimana kita bisa dilihat di dunia digital. Indonesia pada saat ini mengalami penetrasi pengguna internet yang cukup signifikan.
74 juta orang sudah online
282 juta langganan seluler aktif
52 juta smartphone aktif.
Orang-orang Indonesia untuk online, lebih sering menggunakan smartphone. Perangkat yang digunakan pun beragam untuk online. Ketika pada jam kerja, banyak orang menggunakan PC untuk online dan pada saat bukan jam kerja, banyak orang online melalui ponsel pintarnya masing masing. Mas Indra menjelaskan bahwa ada 3 target dalam fundamental of online visibility, yaitu:
1. Sama sekali tidak tahu
2. Sudah tahu tapi belum tertarik
3. Sudah tahu tapi tidak menggunakan
Untuk orang/perusahaan yang ingin branding, fokuslah di dua teratas. Jalan utama jelas adalah memetakan jalur target. Jadi kita harus mengetahui darimana mereka mendapatkan informasi. Target pun bergeser menjadi macro-moment. Momen-momen personal yang dituju agar branding lebih mengena. Mind mapping sangat penting untuk memetakan, mulai dari target audiance, konten dsb.
Ada tahapan yang dilalui oleh konsumen sebelum menggunakan produk kita
Tahapan lama
1. Stimulus
2. Momen Interaksi pertama (rak)
3. Momen Interaksi kedua (pengalaman)
Tahapan Baru
1. Stimulus
2. Momen Interaksi Nil (melihat ulasan di blog, di google, di internet)
3. Momen Interaksi Pertama
4. Momen Interaksi Kedua
Juga ada beberapa poin penting yang harus kamu ketahui untuk mencapai visibility di dunia digital
– Keyword Library
– Content
– Paid Channel (social ads)
– Organic channel – (social media)
– Your visibility.
Hal lainnya yang juga penting adalah menciptakan brand stacking di mesin pencarian seperti google contohnya adalah kita punya website, blog, sosial media, review di internet, peta menuju tempat kita, dsb. Ini penting untuk visibility kita. Make it personal. Karena tidak semua orang suka pesan yang dibagikan secara masif, tapi orang merasa lebih engaged ketika pesan diantyarkan secara lebih personal.
Gunakan saja metode ABCDE :
As Individual
Based on what they do
Continuously over time
Direct towards an outcome
Everywhere they are
Apapun teknik pemasaran online harus personal dan relevan. Why only create visibility, when you can be more. Make people become devoted to your brand at an irrational level.
Kiranya, begitulah ringkasan kelas dari Mas Indra, terimakasih atas ilmunya yang sangat bermanfaat bagi saya dan rekan saya.

INFO-INFO MENGENAI KEGIATAN AKBER JOGJA
Jika tertarik dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Akademi Berbagi Yogyakarta, maka bisa di cek melalui :
 Twitter : @akberjogja
 Tumblr: akberjogja.tumblr.com
 Web : akademiberbagi.org

sodiptabadiabanurea@gmail.com'

About Sodipta