Komunitas Info Cegatan Jogja

Wahyuning Ndaru Tejo Kusumo (145314083) & Jefry Septriajaya (145314084)

https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT6dZYMJNDw9DY8ecU3W1H9N8901VXwth8H6Ya03ukfslsUOE2o1A

Sejarah berdiri Komunitas ICJ :

Komunitas Info Cegatan Jogja atau biasa disingkat ICJ adalah komunitas pengendara sepeda motor dari Yogyakarta dan sekitarnya yang awalnya terbentuk dari sebuah grub social media. Grup ini didirikan pada September 2013 – hingga sekarang telah memiliki member di Facebook sebanyak 180rb. Angka yang cukup banyak untuk sebuah komunitas yang baru berumur 2 tahun. Tetapi sebenarnya Komunitas ini berawal dari kaskus, jual-beli dan sering membahas yang tidak berkaitan dengan jual-beli. Sering di omelin orang karena “kamu tu ngapain to kok bahas sesuatu yang tidak berkaitan dengan jual-beli”. Akhirnya komunitas ini membentuk suatu grup di Facebook dan yang mengeksekusinya adalah Mas antok ini. Pada awalnya memang sudah mengenal, tapi dengan sering di adakan kopdar di setiap wilayah maka yang tidak mengenal jadi lebih mengenal dan tau.

Keorganisasian Komunitas ICJ :

Struktur organisasi terdiri dari Ketua dan Wakil Ketua, Sekretaris tidak ada bendahara karena komunitas ini tidak mengurusi keuangan. Masalah keuangan di pegang bersama-sama dan di kelola bersama-sama atau kata orang istilahnya “non-provit”. Dan membawahi korwil-korwil di setiap daerah. Di sleman sendiri terdapat 3.

Tujuan didirikan nya komunitas ICJ :

Kemudian berkembang menjadi komunitas saling tukar informasi adanya operasi / cegatan / razia lalu lintas di sekitar Jogja. Komunitas ICJ ini tidak hanya membahas mengenai lalu lintas saja tetapi juga membahas mengenai birokrasi dan social. Contoh kegiatan social yang dilakukan adalah bakti social. Kegiatan social yang dilakukan seperti, membantu kegiatan lain yang sudah berjalan. Misalnya bedah rumah, donor darah, santunan seperti saat tanah longsor dari banjarnegara, pendampingan pasien, dan lain-lain.

Visi dan Misi ICJ :

Karena kami memang bukan berasal dari orang orang pintar dan berpendidkan. Kami hanyalah segerombol anak bangsa yang prihatin dengan situasi kondisi dan keadaan lingkungan kala itu. Seiring berjalanya waktu kami mencoba untuk belajar, memahami pentingnya arah dan tujuan sebuah komunitas sekalipun hanya komunitas kecil di dunia maya. Kami memang masih tertinggal jauh di bandingkan dengan sebuah organisasi atau apapun itu yang dari awal di bentuk sudah memiliki tujuan yang jelas, kami hanya ingin memfasilitasi, mengumpulkan, menampung aspirasi dari banyak kalangan yang ada di dunia nyata. Tentunya sebuah fasilitas yang di pergounakan oleh banyak orang tidak akan pernah lepas dari masalah. Kalau boleh di simpulkan VISI kami adalah “KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA” Ya sila ke 5 PANCASILA, saya rasa tidak berlebihan, karena ada 5 sila dan kami hanya ingin ikut andil memperjuangkan sila terakhir saja. MISI kami adalah “JANGAN ADA DAMAI DI ANTARA KITA, KARENA DAMAI ITU 50.000″ Kami sadar betul kami hanyalah sekerumun orang yang mungkin masih di pandang sebelah mata oleh orang orang pintar diluar sana, Terkadang kami masih menjadi cacian, makian, karena keterbatasan kami. Tapi ingatah, kami adalah bagian dari Bangsa Indonesia. Kemampuan, keadaan, tingkat kesadaran setiap orang berbeda beda,namun jangan jadikan itu sebagai sebuah perpecahan. Tetap Salam Aspal Nggronjal. Begitulah salam yang digunakan antar member ICJ jika bertemua di jalan.

Hambatan yang dihadapi :

Dengan anggotanya yang mencapai 180 ribuan,

tantangan memanagemen anggota sebanyak ini pasti tidak mudah. Banyak kepentingan bersikutan diantara anggota yang bermacam-macamlatar belakang pendidikan, umur, profesi dan sebagainya. Apalagi sekarang postingan yang menarik ikut dimuat di surat kabar lokal.

Tips supaya aman berkendara saat dijalan :

Karena ini adalah group yang berkaitan dengan lalu lintas, kami diberikan tips supaya dapat berkendara dengan selamat sampai tujuan dan selamat sampai rumah

1.Rencanakan perjalanan Anda

Petakan rute yang akan dilewati dan lakukan persiapan secara matang agar tidak terlambat sampai di tempat tujuan.

2.Mengemudi secara defensif

Patuhi disiplin jalan raya dan peraturan lain.Ingatlah bahwa mengemudi adalah ajang transportasi bukannya kompetisi.Jadi yang harus menjadi prioritas utama adalah sampai di tempat tujuan dengan selamat. Dahulukan pejalan kaki dengan kita mengurangi laju kendaraan kita. Karena berkendara dengan sopan akan memberikan efek aman bagi kita.

3.Beri tanda

Pastikan menggunakan lampu sein jika akan membelok atau pindah jalur dengan demikian pengemudi lain akan mengerti kemana arah tujuan Anda. Dahulukan kereta api atau ambulans (transportasi bersirine) dengan cara kita meminggirkan kendaraan kita. Karena kendaraan / transportasi tersebut memiliki prioritas utama saat di jalan.

4.Jangan mengikuti kendaraan lain terlalu dekat

Mengikuti kenadaraan lain dalam jarak yang terlalu dekat sama saja dengan mencari penyakit.Kebanyakan tabrakan dari belakang disebabkan karena pengemudi terlalu dekat membuntuti kendaraan yang berada di depannya.

5.Jaga sinar lampu Anda dan kurangi penggunaan klakson.

Anda harus sensitif ketika menggunakan lampu jauh baik bagi kendaraan dari arah depan maupun kendaraan di depan Anda.Pastikan bahwa mereka tidak merasa silau akibat lampu Anda.Jika lalu lintas agak ramai,sebaiknya jangan gunakan lampu jauh kecuali hanya pada saat-saat mendesak.Disamping itu,kurangi juga penggunaan klakson.

6. Perlengkapan

Sebelum berkendara sebaiknya kita mengcek kelengkapan berkendara kita, seperti helm berstandard keamanan, stnk dan sim. Jika diperlukan pakai jaket, sepatu dan kaos tangan supaya dapat memberikan kenyaman dan keamanan saat berkendara di jalan raya.

7. Patuhi Rambu – rambu lalu lintas

Mematuhi rambu-rambu lalu lintas sangat penting karena dapat menjaga kita saat berkendara dan supaya tidak terjadi kecelakaan. Dan yang pasti supaya tidak terkena tilang saat di jalan raya. Patuhi juga marka jalan dan symbol – symbol dijalan raya seperti jalan searah atau tidak boleh belok kiri / kanan atau lurus.

Jika kita kena tilang atau razia di jalan karena kita tidak melengkapi surat – surat berkendara atau helm dan melanggar peraturan lalu lintas sebaiknya kita :

  1. Menerima Lembar/Slip Biru, jika pelanggar mengakui telah melakukan pelanggaran lalu lintas. Ini berarti pelanggar akan dikenakan denda maksimal dan membayarnya lewat Bank BRI. Jika pelanggar memilih untuk membayar ke Bank BRI polisi bisa menunjuk petugas khusus atau pelanggar untuk menyetorkan denda ke BRI. BRI kemudian memberikan struk sebagai bukti, lalu pelanggar tinggal datang ke kantor polisi yang ditunjuk petugas penilang. Setelah pelanggar membayar denda dan meminta kembali SIM/STNK yang dititipkannya, lembar biru tersebut dikirim ke Pengadilan Negeri untuk dilaksanakan sidang tanpa kehadiran pelanggar (verstek).
  2. Menerima Lembar/Slip Merah bila pelanggar menolak/tidak setuju dengan sangkaan penyidik atau akan hadir sendiri di Sidang Pengadilan dengan menggunakan lembar merah tersebut sebagai surat panggilan untuk menghadiri sidang sesuai dengan waktu yang telah dicantumkan dalam kolom yang tersedia pada lembar tersebut.
  3. Memberi uang titipan ke petugas khusus (polisi). Pada opsi ini, pelanggar juga akan diberikan surat tilang Lembar/Slip Biru,. Bedanya dengan opsi 1, pelanggar memberi kuasa kepada polisi untuk hadir di sidang, dan perkaranya akan disidangkan secara verstek. Petugas tersebut akan membayarkan denda yang sudah dititipkan oleh pelanggar ke BRI dan mengirimkan slipnya ke Pengadilan Negeri.

Pada akhirnya, taat aturan lalu lintas dan sopan dalam berkendara adalah tips utama supaya kita tidak terkena tilang atau razia.

Kegiatan Sosial Komunitas Info Cegatan Jogja

Komunitas ini bergerak di bidang social dapat dibuktikan dengan contoh pada akhir bulan oktober lalu, ada mahasiswa UII dari Riau yang kecelakaan dan meninggal. Pengurus ICJ bisa tahu kejadian ini karena ada salah satu member ICJ yang posting di group memberikan info bahwa ada orang yang meninggal kecelakaan di jalan. Setelah itu, pengurus ICJ turun ke lokasi. Membantu proses saat di Rumah Sakit. Bantuan yang di berikan bukan hal materi melainkan hal apapun yang bisa di berikan. Karena member aktif ICJ banyak yang bekerja di berbagai bidang. Salah satu bidangnya adalah Rumah Sakit. Bantuannya adalah bagaimana korban ini bisa mendapatkan perawatan atau cepat terkondisikan dan bagaimana supaya keluarga yang di Riau bisa tau. Dan bagaimana proses pengurusan jenazah hingga dapat di terbangkan ke Riau. Karena itu tadi, anggota ICJ aktif banyak tersebar di Rumah Sakit, Bandara dan lain-lain. Member ICJ aktif terlihat dari setiap acara ICJ yang selenggarakan seperti Kopdar nasional.

Kegiatan social lain yang di lakukan adalah bedah rumah. Ada beberapa bedah rumah yang telah di lakukan, saya ambil contohnya di Wonosari. Setiap member yang ingin berpatisipasi untuk ikut dalam social bedah rumah langsung terjun ke lokasi. Yang mampu memberikan sumbangan untuk bedah rumah, memberikan sumbangan. Tetapi rata-rata dari setiap anggota yang ikut berpatisipasi memberikan bantuan dalam bentuk tenaga. Tapi jika ada yang punya batako atau semen sisa ikut di sumbangin karena ini sifatnya sukarela.

Komunitas ini di group Facebook setiap membernya memberi tau kondisi jalanan, apakah macet atau ada cegatan. Bukan supaya untuk terhindar dari cegatan dengan lewat jalan lain atau lewat jalan tikus tetapi supaya pengendara khususnya membernya dapat tertib di jalan raya.

Di grup ini selain memberikan informasi lalu lintas juga membantu untuk menyelesaikan aksi criminal. Contohnya adalah aksi begal ini.

Maka member lain yang aktif juga ikut membantu sepeti yang di lakukan member- member ini :

Itu hanya seberapa member yang saya tampilkan yang ikut merespon dengan kejadian begal ini. Karena begal adalah suatiu tidakan criminal di jalanan. Maka member ikut turut aktif dalam memberantas aksi begal ini dengan melakukan hal –hal yang kecil seperti itu tetapi kalo setiap member ikut andil maka akan terasa luar biasa manfaatnya.

Untuk masalah cegatan grup ini sesuai memberikan info nya seperti post di bawah ini :

Bukan untuk memberi tahu supaya member menghindari cegatan melainkan supaya tertib berlalu lintas.

Nah, untuk postingan kali ini berkaintan dengan sesuatu (barang) yang hilang, ini dia contohnya :

Di grup ini sudah ratusan postingan mengenai barang yang hilang namun dengan postingan ini, member akan menghubungkan dengan member lain atau meng-share lagi informasi barang hilang ini ke rekan yang berkuliah di UNIVERSITAS MERCU BUANA. Dengan seperti itu, maka member yang mengenal atau mengetahui keberadaan yang memiliki identitas akan memnghubungi pemilik. Dan member rekan pemilik ini akan menghubungkan ke yang menemukan dompet tersebut. Mungkin ada pertanyaan, “kok gak di kasihkan ke kampusnya aja, kan enak biar langsung ketemu pemilik?”. Pada kenyataannya tidak seperti itu, terkendala dengan jarak yang jauh antara rumah Penemu dompet dengan Kampus tersebut atau si Penemu dompet malu untuk datang ke kampus, karena tidak tahu harus mengasih kemana ini dompet. Karena di grup ini rata-rata orang awam yang belum tentu mengenyam sekolah tunggi.

Saya juga pernah membaca postingan mengenai dompet hilang 6 bulanan yang lalu, dompet yang hilang di jalan paris milik anak UGM. Kebetulan ada member anak UGM tetapi beda fakultas maka member tersebut mencari anak tersebut . Setelah ketemu maka di hubungkan dan di kembalikan.

Ini adalah contoh kegiatan bakti social yang di lakukan oleh Member Info Cegatan Jogja di wilayah Kulon Progo


Itu adalah salah satu bukti kegiatan social yang di lakukan oleh Group ini. Karena wilayah Kulon Progo merupakan daerah rawan kekeringan dan jika di lihat dari foto tersebut. Daerah tersebut per tanggal 11 November 2015 belum hujan.

Selain kegiatan social doping air bersih, grup ini juga melakukan aksi social seperti bantuan tali asih.

Berawal dari postingan salah satu member di ICJ maka langsung di lakukan aksi nyata kegiatan social.

Proses nya adalah dengan di adakan kopdar mingguan maka kasus tersebut di bahas oleh member. Dana di dapat dengan iuran setiap kopdar mingguan atau siapapun yang ingin menyumbangkan. Dan di rencanakan bagaimana nanti tata cara dalam pemberian hadiah, tempat untuk menuju ke lokasi, kendaraan yang dipakai, dan lain-lain. Dengan sumbangan yang diberikan tersebut langsung jelas manfaatnya karena untuk biaya persalinan yang tidak sedikit. Dan saat saya tanyakan ke Mas Antok, Mas Antok mengatakan ,“Nanti jika sudah persalinan akan kami jenguk atau jika dana belum cukup tentu akan kami bantu, jika ada kesulitan akan kami bantu”. Mas Antok juga mengatakan, “Ini bukan masalah, loh kok kamu perhatian sama orang lain to padahal kamu sendiri gak mengenal orang lain”. Ya kita kan semua saudara saling membantu, dana yang kita pakai juga dari masyarakat yang menyumbangkan. Kalau tidak kita pakai untuk kegiatan semacam ini mau kita buat apa lagi. Masak mau kita pakai sendiri, ya sama saja korupsi dong. Begitulah kata Mas Antok.

Seperti di awal grup ini berawal dari wadah untuk mencari tempat berkomunikasi dan saling mengenal yang awalnya belum mengenal. Dengan adanya wadah ini maka orang yang awalnya tidak tahu gimana to caranya buat sim resmi jadi tahu. Yang awalnya tidak tertib berkendara menjadi tertib karena adanya postingan mengenai daerah yang terdapat cegatan. Setelah tahu, maka orang akan mikir bagaimana supaya tidak kecegat atau di tilang polisi. Otomatis caranya dengan tertib memakai helm, spion dua, lampu selalu nyala, motor normal dan sopan dalam berkendara. Karena kampanye untuk tertib berkendara akan di bicarakan di acara kopdar mingguan selain bahas tempat untuk aksi social dan pengumpulan dana. Mari tertib berkendara. Salam Aspal Gronjal.

jefryseptriajaya28@gmail.com'

About Jefry Septriajaya